Kamis, 10 November 2011

Slideshow

Delima Beauty Farm Slideshow & Video: TripAdvisor™ TripWow ★ Delima Beauty Farm Slideshow ★ to Indonesia. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor

Senin, 15 Agustus 2011

BENGGOL


Satu lagi ayam serama yang saya dapat dari Cik Fauzi Almer (BSD Farm). Ayam serama ini adalah besutan dari Cik Dorry Zachry (PSF).
Ayam ni sangat kecil la, lempar sayapnyapun sangat aktif...semoga sayapnya tak lepas karena sering dilempar-lempar...wkwkwkwkwkwk. Meskipun ayam ini masih muda tapi sudah memperlihatkan tingkah dan gaya yang sedap dipandang...prikitiwww...whua...Aaa ha3x.

Senin, 08 Agustus 2011

AKSANTI


Sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih untuk Cik Fauzi. Bagaikan mendapatkan durian runtuh saya ni, besutan dari SSF cik Akmal P, akhirnya menghiasi farm saya (hmmm,...babon yang cantik). Kalau orang tergila-gila dengan tarik selam,...ayam ni juga bisa...ekekekekekekeke, semoga tak sampai karam.
Cik Fauzi (5 Juli 2011) telah berkunjung kegubuk saya dengan membawakan ayam unggul ini. Pada saat saya berkunjung ke kediaman cik fauzi di daerah Serpong (BSD Farm) ayam betina ni sudah mengeluarkan telur sebanyak 5 butir tapi sayang telurnya tak dibawa cik Fauzi kerumah saya. Sekarang Aksanti sedang dipasangkan dengan Richie (ayam cik Fauzi yang dipercayakan ke saya untuk dirawatlah). Semoga menghasilkan serama-serama yang cantik yang tentunya dengan berat (size A) dan bentuk yang proporsional (seimbang).

GAREGAK


Betapa senangnya hati ini, akhirnya saya mendapatkan besutan dari Agus Serama meskipun melalui sahabat saya ( Fauzi Almer, BSD farm ). Perombakan materi kandang untuk mendapatkan hasil yang memuaskan harus saya lakukan.
Di BSD Farm nama ayam ni TB,...setibanya di DBF berganti nama menjadi Bakara.
Trah Geliga mengalir deras dalam darah ayam ini (Geliga adalah ayam serama besutan Nik Rasyid from Malaysia). Sekarang Garegak dalam posisi menunggu giliran untuk dipasangkan dengan Aksanti...wkwkwkwkwk. Sabar,... sabar,... saba...Aaarrr!!!.

Jumat, 08 April 2011

Obsesi indukan idamanku.


Foto ini saya copy dari facebook Syam Serama from Malaysia. Ini cuma obsesi saya untuk mendapatkan indukan macam ni. Bila dilihat sekilas dari body dan pertulangannya sangatlah halus, ditambah dengan warna bulu yang menawan. Pasti menghasilkan anakan2x yang cantik. Bila ayam serama bisa bergaya itu biasalah, tapi bila ditambah dengan aksesoris lainnya dengan penampilan warna bulu yang indah, itu baru luar biasa.


Kamis, 24 Maret 2011

Senin, 19 Juli 2010

Sejarah Ayam Serama

Ayam Serama berasal dari Negeri Jiran. Hasil dari persilangan dari beberapa ayam kate yang ada sebelumnya. Ayam serama ini memiliki penampilan kecil dan gagah bagaikan serdadu yang sedang siaga dengan dada yang dibusungkan, unggas ini juga pantang minder. Ia senang bergaya seolah-olah memamerkan keindahan tubuhnya dan tak ragu berkokok lantang.
Serama diklaim sebagai ras ayam terkecil di dunia. Bobot serama tak lebih dari 500 gram. Ukuran badannya hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.Meski berbadan kecil, ia bukan ayam murahan.
Mutu serama ditentukan oleh bobot badan yang ringan, bentuk leher menyerupai huruf S, kepala tertarik jauh kearah belakang, Sayap menjuntai tegak lurus ke bawah, dan ekor pedang panjang serta berdiri tegak.
Ciri fisik seperti itu membuat ayam serama berpenampilan tegap menyerupai prajurit yang sedang berbaris.Serama merupakan mahluk hasil kreatifitas Wee Yean Een seorang “penghulu ayam” dari Negeri Jiran. Pada tahun 1971 ia menyilangkan ayam Kapan alias kate kaki panjang dengan ras ayam Modern Game Bantam. Ayam kapan ia pilih lantaran memiliki sayap menjuntai lurus ke bawah. Sedangkan Modern Game Bantam memiliki postur badan tegap, leher panjang dan tertarik ke belakang menyerupai huruf S.
Pada tahun 1973 Wee Yean Een menyilangkan keturunan pertama hasil perkawina antar ayam kapan dan Modern Game Bantam dengan jenis ayam sutera (Silkie Bantams). Perkawinan tersebut akhirnya melahirkan ayam sutera berpostur badan kecil. Wee Yean Een nampaknya masih tidak puas dengan hasil persilangan tersebut. Penghulu ayam itu lalu menjodohkan keturunan ke dua tersebut dengan kate jepang. Ayam ini punya warna bulu indah serta bentuk ekor berdiri tegak.
Pada tahun 1988 mak comblang ayam itu akhirnya berhasil mencetak ayam kate dengan bobot kurang dari 500 gr. Wee Yean Een lantas memberi nama “Serama” kepada ayam berbadan mikro itu. Julukan tersebut ia berikan lantaran ayam hasil kreasinya itu memiliki gaya dan penampilan gagah layaknya Sri Rama tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana. Lidah Wee Yean Een menyebut Sri Rama berubah menjadi berlafal serama.
Untuk mendapatkan serama-serama yang bagus dan berkwalitas, sangat dibutuhkan kemampuan berimajinasi, kreasi dan seni dalam persilangan ayam serama ini.